Berdoa Tanpa BatasBerdoa Tanpa Batas

 I Tesalonika 5:17 “berdoalah tanpa henti-henti!”

 

Saat kita mempelajari kitab perjanjian lama dan kehidupan rohani bangsa Israel, maka kita akan melihat bahwa bangsa Israel akan berdoa dan ibadah hanya di bait Tuhan dan mereka harus berdiri di pelataran saja, mereka membawa korban bakaran dan yang berdoa untuk mereka adalah imam dalam bait Tuhan.

 

Hal yang tidak jauh beda dengan perkembangan zaman sekarang ini, tidak sedikit orang hanya berpandangan bahwa doa hanya dilakukan di dalam gereja atau pertemuan-pertemuan ibadah saja. Sehingga tidak sedikit orang melupakan yang namanya kehidupan doa bahkan pada saat ibadahpun kita melihat masi ada orang yang sibuk ini dan itu (urusan kantor dan bisnis, BBM, bahkan sibuk dengan pelayanan di gereja) sampai ibadah selesai mereka tidak lagi fokus pada ibadah dan doa lagi.

 

Tetapi Puji dan syukur kita naikkan kepada Yesus yang telah membuka jalan untuk masuk dan bertemu kepada Bapa tanpa adanya lagi batasan dan aturan yang menghalangi kita untuk bertemu kepada Bapa.

 

Sebab itu firman Tuhan hari ini mengajarkan kita berdoalah tanpa henti-henti atau terus-menerus. Artinya doa dapat di lakukan dimana saja dan kapan saja baik di rumah, lagi masak, lagi di kendaraan, di kantor dan dimanapun, karena doa adalah nafas dari kehidupan rohani kita. (Yesus berdoa dimanapun Yesus berada di tempat sunyi, di taman getsemani dan di tengah keramaian dalam pelayana-Nya).

 

Biarlah melalui renungan hari ini kita di ingatkan bahwa Yesus ada dimana saja dan kapan saja dan dalam keadaan apapun kita Yesus ada bersama kita untuk menjadi sahabat dan Bapa bagi setiap kita yang mau mendengar doa dan mau menolong kita.

  I Tesalonika 5:17 “berdoalah tanpa henti-henti!”

 

Saat kita mempelajari kitab perjanjian lama dan kehidupan rohani bangsa Israel, maka kita akan melihat bahwa bangsa Israel akan berdoa dan ibadah hanya di bait Tuhan dan mereka harus berdiri di pelataran saja, mereka membawa korban bakaran dan yang berdoa untuk mereka adalah imam dalam bait Tuhan.

 

Hal yang tidak jauh beda dengan perkembangan zaman sekarang ini, tidak sedikit orang hanya berpandangan bahwa doa hanya dilakukan di dalam gereja atau pertemuan-pertemuan ibadah saja. Sehingga tidak sedikit orang melupakan yang namanya kehidupan doa bahkan pada saat ibadahpun kita melihat masi ada orang yang sibuk ini dan itu (urusan kantor dan bisnis, BBM, bahkan sibuk dengan pelayanan di gereja) sampai ibadah selesai mereka tidak lagi fokus pada ibadah dan doa lagi.

 

Tetapi Puji dan syukur kita naikkan kepada Yesus yang telah membuka jalan untuk masuk dan bertemu kepada Bapa tanpa adanya lagi batasan dan aturan yang menghalangi kita untuk bertemu kepada Bapa.

 

Sebab itu firman Tuhan hari ini mengajarkan kita berdoalah tanpa henti-henti atau terus-menerus. Artinya doa dapat di lakukan dimana saja dan kapan saja baik di rumah, lagi masak, lagi di kendaraan, di kantor dan dimanapun, karena doa adalah nafas dari kehidupan rohani kita. (Yesus berdoa dimanapun Yesus berada di tempat sunyi, di taman getsemani dan di tengah keramaian dalam pelayana-Nya).

 

Biarlah melalui renungan hari ini kita di ingatkan bahwa Yesus ada dimana saja dan kapan saja dan dalam keadaan apapun kita Yesus ada bersama kita untuk menjadi sahabat dan Bapa bagi setiap kita yang mau mendengar doa dan mau menolong kita.